Kamis, 23 Desember 2010

Sebuah Kisah Sebuah Ungkapan


dia...
bagai air yang menghampiriku dalam kehausan
bagai api unggun yang dinyalakan saat dinginnya malam
atau aroma daging panggang yang menusuk hidung saat lapar

saat tak ada lagi semua itu
aku kehilangan sesuatu
aku kehilangan inspirasiku
kehilangan tempat curhatku

saat dia tanyakan
kemana bait bait syair itu
kemana puluhan judul itu
dimana ungkapan ungkapan rasa itu

aku hanya bisa katakan padanya
semuanya telah hilang
semuanya telah pergi
walau saat itu dia masih dihadapanku

karena ungkapannyalah kepada sahabatku
dan ku tak peduli itu serius atau bukan
itu dari hatinya atau bukan
tapi yang jelas

itu menghancurkanku
itu membuatnya dia terhapus dari hati ini
dan membuat bait bait syair itu hiang
dan membuat rasa itu berubah seratus delapan puluh derajat

walau memang  rasa itu tak hilang
walau sebenarnya sikap itu bukan dari hati ini
walau sebenarnya rasa padanya tak mungkin hilang
dan mungkin takkan pernah menghilang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar