Kamis, 23 Desember 2010

Sebuah Kisah Sebuah Ungkapan


dia...
bagai air yang menghampiriku dalam kehausan
bagai api unggun yang dinyalakan saat dinginnya malam
atau aroma daging panggang yang menusuk hidung saat lapar

saat tak ada lagi semua itu
aku kehilangan sesuatu
aku kehilangan inspirasiku
kehilangan tempat curhatku

saat dia tanyakan
kemana bait bait syair itu
kemana puluhan judul itu
dimana ungkapan ungkapan rasa itu

aku hanya bisa katakan padanya
semuanya telah hilang
semuanya telah pergi
walau saat itu dia masih dihadapanku

karena ungkapannyalah kepada sahabatku
dan ku tak peduli itu serius atau bukan
itu dari hatinya atau bukan
tapi yang jelas

itu menghancurkanku
itu membuatnya dia terhapus dari hati ini
dan membuat bait bait syair itu hiang
dan membuat rasa itu berubah seratus delapan puluh derajat

walau memang  rasa itu tak hilang
walau sebenarnya sikap itu bukan dari hati ini
walau sebenarnya rasa padanya tak mungkin hilang
dan mungkin takkan pernah menghilang

Minggu, 19 Desember 2010

Lagu “Simfoni Hitam” Artis “Sherina”

Malam Sunyi Kuimpikanmu Kulukiskan Cita Bersama
Namun Slalu aku Bertanya
Adakah aku Di Mimpimu

Di Hatiku Terukir Namamu
Cinta Rindu Beradu Satu
Namun Slalu aku Bertanya
Adakah aku Di Hatimu

Reff Sherina
Tlah Kunyanyikan Alunan-alunan Senduku
Tlah Kubisikkan Cerita-cerita Gelapku
Tlah Kuabaikan Mimpi-mimpi dan Ambisiku
Tapi Mengapa ku Takkan Bisa Sentuh Hatimu

Bila Saja Kau Di Sisiku
Kan ku Beri Kau Segalanya
Namun Tak Henti aku Bertanya
Adakah aku Di Rindumu

Back To Reff Sherina

Tak Bisakah Kau Sedikit Saja Dengar Aku
Dengar Simfoniku
Simfoni Hanya Untukmu

Back To Reff Sherina

Tlah Kuabaikan Mimpi-mimpi dan Ambisiku
Tapi Mengapa ku Takkan Bisa Sentuh Hatimu

Rabu, 01 Desember 2010

Bahwa Ada Suatu Rasa

Harus kau tahu rasa dalam hatiku
rasa tentang sesuatu
rasa tentang perasaanku
tentang rasa kepadamu

Pernahkah kau rasakan juga
bahwa aku memiliki rasa itu padamu
atau apa yang sebenarnya kau rasa
tentang rasaku padamu

Mengertilah...
walau sebenarnya kata itu sulit sekali terucap
pahamilah..
karena sebenarnya telah ku tunjukan dengan sikap

Meskipun rasa itu terlalu sulit terungkap
tapi sikap ini yang ku isyaratkan
tapi senyum ini yang ku tunjukan
tapi sapa ini yang kau rasakan

Cukup untuk membuktikan
layak di pertanggungjawabkan
bahwa ada suatu rasa..
bahwa ada suatu yang harusnya kau rasakan juga