Selasa, 22 September 2015

<< Tentang Kaos Putih dan Coklat >>


saat sesuatu benar-benar tidak terpikir, tidak terduga, dan serba tidak menyangka
kau tiba-tiba ada begitu saja
mencoba masuk dalam sesuatu,
sesuatu yang selalu aku menghadapkan mataku padanya

kau begitu unik, manja, dan itu yang membuat aku jadi serba salah
kau begitu baik, dan ternyata kau juga manis, dan itu yang membuat aku sedikit "GR"

kaos putih, hanya sebuah kaos putih namun kaos itu bukan kaos biasa lagi saat kau menawarkannya untuk kau cuci
kau tahu??? kau semakin membuat aku tambah "GR"

ada rasa memang, namun akal ini masih bisa
mengusainya

sebenarnya aku tak peduli, apakah kau lakukan itu pada aku saja, atau pada setiap orang, yang jelas kau membuat hatiku menilai berbeda padamu

hampir saja, dan memang hampir saja,
rasa itu menjadi lebih jauh
rasa itu menjadi rasa yg aku takut sekali itu terjadi padaku
namun semuanya terjelaskan akan keistimewaan yg kau rasakan untuk hati yang lain
dan itu menjelaskan seperti apa seharusnya rasa yg kurasakan padamu

kau ingat saat kau meminta kepadaku sebuah coklat?
Dan bagiku itu adalah kesempatan bagiku
setidaknya aku bisa membalas kebaikanmu mencuci kaos putih itu,
tapi aku tau aku bukan membayarmu dengan sebuah coklat, dan masih lebih dari itu untuk membalas kebaikanmu

aku juga tidak peduli bagaimana penilaian teman-temanku, saat aku memberikan coklat itu padamu
karena kau juga tidak menghiraukan pendapat orang lain saat menawarkan untuk mencuci kaosku

sebuah kaos putih, coklat, dan sebuah rasa,
rasa yg membuat aku GR, yang untung saja aku masih bisa mengendalikan.
Attachment includes the note and its objects